Kombo Agari – Winger Timnas Spanyol, Lamine Yamal, menjelaskan proses terciptanya gol ke gawang Timnas Inggris.
Yamal menegaskan bahwa gol tersebut bukan hasil keberuntungan atau kebetulan semata.
Ia mencetak gol setelah merebut bola dari Marc Guehi di area permainan Inggris.
Menurut Yamal, instruksi pelatih Luis de la Fuente membantu Spanyol menciptakan peluang tersebut.
“Baca Juga: 2 Modal Jorge Martin dalam Perburuan Gelar MotoGP“
Spanyol Tekan Inggris Sejak Awal Pertandingan
Timnas Spanyol menghadapi Inggris di Wembley Stadium pada laga pertama UEFA Nations League.
Spanyol kemudian mengejutkan Inggris melalui gol cepat dalam pertandingan tersebut.
Marc Guehi membawa bola sebelum Yamal memberikan tekanan dari lini depan.
Yamal kemudian merebut bola ketika Guehi mencoba mengubah arah pergerakannya.
Setelah itu, Yamal membawa bola menuju kotak penalti Inggris.
Ia kemudian melepaskan tembakan keras yang melewati penjagaan James Trafford.
Gol tersebut membuat Spanyol memperoleh momentum penting dalam pertandingan melawan Inggris.
Yamal Jalankan Instruksi De La Fuente
Yamal kemudian menjelaskan alasan dirinya mampu merebut bola dari pemain Inggris.
Menurutnya, De la Fuente meminta seluruh pemain Spanyol melakukan tekanan tinggi.
Instruksi tersebut membuat Yamal mendapatkan kesempatan untuk mencuri bola dari kaki lawan.
Yamal kemudian memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menghadapi kiper Inggris secara langsung.
Dalam wawancara bersama Teledeporte, Yamal menjelaskan peran instruksi tersebut dalam golnya.
“Manajer meminta kami melakukan pressing di garis tinggi.”
Yamal juga mengaku sering kehilangan fokus ketika membantu tim dalam situasi tertentu.
Namun, ia tetap berusaha merebut bola ketika lawan melakukan kesalahan.
Setelah merebut bola, Yamal langsung mencari ruang untuk menghadapi kiper Inggris.
Ia akhirnya mencetak gol melalui penyelesaian akhir di dalam kotak penalti.
Yamal Akui Inggris Memberikan Perlawanan Kuat
Selain membahas golnya, Yamal juga mengakui kualitas permainan Inggris.
Menurutnya, Inggris mampu memberikan tekanan kepada Spanyol sepanjang pertandingan.
Namun, Spanyol tetap menjalankan strategi mereka untuk menghadapi tekanan tersebut.
Yamal menyebut Spanyol tidak mempermasalahkan penguasaan bola yang lebih banyak oleh lawan.
Spanyol memiliki sejumlah pemain cepat untuk menjalankan serangan balik.
Karena itu, Yamal menilai timnya harus memahami tugas masing-masing pemain.
Ia juga menekankan pentingnya menjalankan instruksi tersebut secara konsisten.
“Kami harus mengetahui tugas masing-masing pada setiap pertandingan.”
Yamal juga menganggap Wembley sebagai salah satu stadion yang sulit ditaklukkan.
Spanyol Bersiap Menghadapi Kroasia
Setelah menghadapi Inggris, Spanyol langsung mengalihkan fokus menuju pertandingan berikutnya.
La Furia Roja akan menghadapi Timnas Kroasia pada pertandingan kedua fase grup.
Spanyol bertekad mempertahankan tren positif dalam perjalanan mereka di UEFA Nations League.
Karena itu, Yamal dan rekan-rekannya harus kembali menjalankan instruksi De la Fuente.
Mereka juga harus mempertahankan intensitas permainan sejak awal pertandingan.
