Kombo Agari – Paris Saint-Germain datang dengan kepercayaan diri tinggi jelang leg kedua perempat final Liga Champions. Mereka unggul agregat 2-0 atas Liverpool.
Namun demikian, PSG tidak sepenuhnya puas dengan hasil leg pertama. Mereka merasa seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol.
Situasi ini membuat pertandingan di Anfield tetap terbuka. Liverpool masih memiliki peluang untuk mengejar ketertinggalan.
Selain itu, dukungan suporter tuan rumah bisa memberi tekanan besar bagi PSG.
“Baca Juga: Timnas Voli Indonesia di Grup Neraka AVC 2026“
PSG Tampil Dominan tetapi Kurang Tajam
PSG langsung menekan sejak awal pertandingan di Parc des Princes. Desire Doue membuka keunggulan pada menit ke-11.
Tembakannya berubah arah dan mengecoh kiper lawan. Gol tersebut membuat PSG semakin percaya diri.
Selanjutnya, PSG terus menguasai permainan dengan intensitas tinggi. Mereka mengontrol tempo dan memaksa Liverpool bertahan.
Khvicha Kvaratskhelia kemudian mencetak gol kedua pada menit ke-65. Ia melakukan aksi individu sebelum menaklukkan kiper.
PSG sebenarnya menciptakan banyak peluang sepanjang laga. Mereka melepaskan 22 tembakan dengan enam mengarah ke gawang.
Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal menjadi masalah utama. Mereka gagal memanfaatkan beberapa peluang emas.
Warren Zaire-Emery mengakui hal tersebut. Ia menyebut tim merasa puas, tetapi juga menyimpan sedikit penyesalan.
PSG Tetap Waspada Jelang Leg Kedua
Meski unggul dua gol, PSG tidak menganggap laga sudah selesai. Mereka menyadari Anfield merupakan tempat yang sulit.
Zaire-Emery menegaskan tim akan tetap bermain agresif. Ia ingin PSG tetap menekan sejak awal pertandingan.
Selain itu, Achraf Hakimi juga menyoroti peluang yang terbuang. Ia menilai hal itu memberi kesempatan bagi Liverpool.
Menurutnya, PSG harus tampil lebih efektif di leg kedua. Mereka tidak boleh mengulang kesalahan yang sama.
Karena itu, PSG akan fokus menjaga konsistensi permainan. Mereka ingin mempertahankan keunggulan hingga akhir laga.
Luis Enrique Tekankan Fokus dan Mentalitas
Pelatih Luis Enrique memberikan peringatan penting kepada timnya. Ia menilai perbedaan kualitas kedua tim tidak terlalu jauh.
Ia juga menegaskan bahwa Anfield selalu menghadirkan tekanan besar. Pengalaman sebagai pemain dan pelatih memperkuat pendapatnya.
Enrique meminta pemain tetap fokus sepanjang pertandingan. Ia ingin tim menjaga mentalitas yang sama seperti leg pertama.
Selain itu, ia menekankan pentingnya disiplin dan kerja sama tim. PSG harus bermain rapi agar tidak memberi ruang bagi Liverpool.
Kondisi Fisik Jadi Faktor Penentu
PSG memiliki keuntungan dari segi waktu istirahat. Jadwal liga mereka ditunda sehingga pemain lebih segar.
Sebaliknya, Liverpool baru saja menjalani pertandingan domestik. Kondisi ini bisa memengaruhi kebugaran pemain.
Namun, Liverpool tetap memiliki semangat juang tinggi di kandang. Mereka dikenal mampu bangkit dalam situasi sulit.
Karena itu, PSG harus tetap waspada sepanjang laga. Mereka tidak boleh lengah meski sudah unggul agregat.
Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat hingga akhir. Kedua tim masih memiliki peluang untuk menentukan nasib mereka.

