Kombo Agari – Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, memilih tidak terlalu memikirkan klasemen MotoGP 2026. Ia tetap memimpin usai finis kedua di GP Spanyol, Jerez, Minggu 26 April 2026.
Bezzecchi menilai musim masih sangat panjang. Karena itu, ia ingin fokus menjaga performa di setiap balapan.
“Baca Juga: MU Harus Bayar Mahal untuk Rekrut Tchouameni“
Bezzecchi Tampil Kuat Sejak Awal Balapan
Bezzecchi memulai lomba dari posisi keempat. Namun, ia langsung melesat ke posisi kedua pada lap pertama.
Setelah itu, Alex Marquez sempat menyalipnya. Meski begitu, situasi kembali berubah pada lap kedua.
Marc Marquez mengalami kecelakaan. Karena kejadian itu, Bezzecchi kembali naik ke posisi kedua.
Selanjutnya, ia mempertahankan ritme hingga garis finis. Ia pun menutup balapan dengan hasil podium kedua.
Tren Kemenangan Memang Berakhir
Sebelumnya, Bezzecchi menyapu bersih tiga seri awal musim. Ia menang di Thailand, Brasil, dan Amerika Serikat.
Meski gagal menang di Jerez, ia tidak merasa kecewa berlebihan. Sebaliknya, ia melihat hasil ini tetap penting.
Bezzecchi mengatakan tekanan selalu hadir sebelum balapan. Menurutnya, rasa tegang itu sudah ia rasakan sejak kecil.
“Tekanan selalu ada. Saya merasakannya sejak balapan minimoto sampai MotoGP,” ujar Bezzecchi.
Ia juga memahami bahwa masa dominan tidak selalu berlangsung lama. Karena itu, ia menerima hasil di Jerez dengan tenang.
“Tiga seri pertama sangat luar biasa. Namun, momen seperti itu pasti berakhir. Yang penting, saya finis bagus,” lanjutnya.
Bezzecchi Enggan Terlalu Sering Melihat Klasemen
Walau gagal menang, Bezzecchi masih berada di puncak klasemen. Saat ini, pembalap Italia berusia 27 tahun itu mengoleksi 101 poin.
Meski begitu, ia tidak ingin terlalu sering melihat posisi tersebut. Ia menilai fokus berlebihan pada angka justru tidak membantu.
Bezzecchi mengaku hanya sesekali membuka klasemen. Ia melakukannya karena merasa senang bisa berada di posisi teratas.
“Saya tidak selalu melihat klasemen. Kadang saya melihatnya karena itu menyenangkan,” katanya.
Namun, ia menegaskan musim masih terlalu dini. Karena itu, ia belum mau membahas peluang juara dunia.
Fokus Jaga Level Performa
Bezzecchi kini ingin mempertahankan konsistensi bersama Aprilia Racing. Ia sadar persaingan MotoGP selalu berubah cepat.
Karena itu, ia menilai hasil podium tetap sangat berharga. Selain menambah poin, hasil itu menjaga kepercayaan diri tim.
Ia juga ingin tampil stabil pada seri-seri berikutnya. Pendekatan itu dinilai lebih penting daripada memikirkan gelar sejak sekarang.
MotoGP Lanjut ke Le Mans
Setelah GP Spanyol, para pembalap akan menuju GP Prancis. Balapan berikutnya berlangsung di Sirkuit Le Mans pada 8 sampai 10 Mei 2026.
Bezzecchi tentu ingin kembali merebut kemenangan. Namun, lebih dulu ia ingin menjaga posisi di papan atas klasemen.
“Baca Juga: Messi vs Ronaldo Kini Adu Strategi Jadi Pemilik Klub“
