Kombo Agari – Penyerang Kylian Mbappe mengomentari aksi cemoohan Madridista.
Ia menyampaikan ketidaksukaannya terhadap perlakuan fans kepada timnya.
Insiden tersebut terjadi pada laga Real Madrid melawan Levante.
Pertandingan berlangsung setelah dua hasil buruk beruntun.
Real Madrid kalah dari Barcelona di Supercopa de Espana.
Los Blancos juga tersingkir dari Copa del Rey usai kalah dari Albacete.
Situasi itu memicu kekecewaan besar di tribun.
Madridista mencemooh tim sepanjang pertandingan.
“Baca Juga: Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Meninggal Dunia“
Vinicius dan Bellingham Jadi Sasaran Utama
Cemoohan tidak menyasar seluruh pemain secara merata.
Sebagian fans fokus pada dua nama.
Vinicius Junior menerima tekanan paling besar.
Jude Bellingham juga mendapat perlakuan serupa.
Mbappe mengaku kecewa melihat situasi tersebut.
Ia memahami kekecewaan fans terhadap hasil tim.
Namun, ia menilai cara penyampaian kritik kurang adil.
Mbappe Minta Fans Bertanggung Jawab Secara Kolektif
Mbappe berbicara dalam konferensi pers jelang laga Liga Champions.
Ia menilai seluruh pemain tampil di bawah standar.
Menurut Mbappe, tim pantas menerima kritik.
Namun, ia meminta fans bersikap adil.
Ia menegaskan satu pemain tidak boleh menjadi kambing hitam.
Ia menyebut performa buruk datang dari tim secara keseluruhan.
Mbappe meminta fans mencemooh tim secara kolektif.
Ia menolak budaya menyalahkan satu individu saja.
Mbappe Bela Vinicius Junior Secara Terbuka
Mbappe memberi pembelaan khusus kepada Vinicius.
Ia menilai Vinicius tidak pantas menerima tekanan berlebihan.
Ia menyebut Vinicius sebagai pemain luar biasa.
Dia juga memuji kepribadian sang winger.
Mbappe mengaku senang bermain bersama Vinicius.
Ia merasa beruntung mengenalnya secara pribadi.
Ia menegaskan tim harus melindungi Vinicius.
Mbappe menekankan Vinicius tidak sendirian di Real Madrid.
Seluruh pemain berdiri bersama menghadapi kritik.
Mbappe Bantah Isu Konflik dengan Xabi Alonso
Pada kesempatan yang sama, Mbappe membantah rumor internal klub.
Isu tersebut menyebut pemain menentang pelatih Xabi Alonso.
Mbappe menegaskan tim tidak memiliki masalah dengannya.
Ia menyebut Xabi Alonso sebagai pelatih hebat.
Menurut Mbappe, penilaian negatif terhadap Xabi keliru.
Ia menyebut Xabi pergi sebelum tim meraih gelar.
Real Madrid hanya kalah di final Supercopa.
Mbappe yakin Xabi memiliki masa depan cerah sebagai pelatih.
Ia juga menyebut hubungan pribadi mereka berjalan sangat baik.
Mbappe bela Vinicius dan Bellingham: Tegaskan Solidaritas Skuad Real Madrid
Pernyataan Mbappe menegaskan sikap solidaritas tim.
Ia ingin menjaga suasana ruang ganti tetap sehat.
Mbappe mengajak fans mendukung tim secara menyeluruh.
Ia berharap kritik bisa membangun, bukan memecah tim.
Real Madrid kini fokus memperbaiki performa.
Los Blancos berupaya bangkit di Liga Champions dan liga domestik.
“Baca Juga: Barcelona Kalah dari Sociedad, Fermin Lopez Sindir Wasit“














