Kombo Agari – Gary Neville menyampaikan kekhawatiran atas performa Alejandro Garnacho bersama Chelsea.
Ia menilai sang winger tampil di bawah standar saat menghadapi West Ham.
Pertandingan itu berlangsung di Stamford Bridge pada Sabtu lalu.
Chelsea akhirnya menang, namun Garnacho mengalami malam yang sulit.
Garnacho baru bergabung dengan Chelsea pada musim panas ini.
Ia meninggalkan Manchester United dengan nilai transfer 40 juta pounds.
Kesepakatan transfer itu juga memuat klausul penjualan kembali sebesar 10 persen.
Namun, performa Garnacho belum sepenuhnya meyakinkan publik Stamford Bridge.
“Baca Juga: Kontroversi VAR Man United vs Fulham Jadi Sorotan Eks Wasit“
Chelsea Kesulitan pada Babak Pertama
Garnacho tampil sebagai starter di sisi kiri serangan Chelsea.
Namun, ia gagal memberi dampak besar sejak awal laga.
Chelsea tertinggal 0-2 pada babak pertama.
Beberapa pengamat menilai sisi kiri menjadi sumber utama masalah.
Gary Neville membahas laga tersebut melalui podcast pribadinya.
Ia menilai West Ham tampil lebih efektif dan lebih agresif.
West Ham tidak mendominasi penguasaan bola.
Namun, mereka mengontrol permainan lewat intensitas dan duel fisik.
Neville menilai Chelsea kehilangan keseimbangan di sektor kiri.
Ia menyebut area itu menjadi titik lemah sepanjang babak pertama.
Neville Nilai Garnacho Kehilangan Kepercayaan Diri
Neville menyoroti kondisi mental Garnacho selama pertandingan.
Ia menilai sang pemain terlihat ragu dalam setiap aksi.
Neville menyebut Garnacho sebagai pemain yang memicu perdebatan.
Banyak pihak mempertanyakan level sebenarnya dari pemain Argentina itu.
Neville merasa sulit menyaksikan pemain muda tampil tanpa keyakinan.
Ia melihat Garnacho sering memilih opsi aman.
Garnacho jarang melakukan tusukan langsung ke pertahanan lawan.
Ia lebih sering mengalirkan bola ke belakang.
Situasi itu membuat Chelsea kehilangan momentum serangan.
Tekanan West Ham semakin meningkat setelah itu.
Masalah Terjadi Saat Bertahan dan Menyerang
Neville tidak hanya menyoroti peran Garnacho saat bertahan.
Ia juga menilai kontribusi Garnacho minim saat menguasai bola.
Aaron Wan-Bissaka beberapa kali melewati Garnacho dengan mudah.
Situasi itu menambah beban bagi lini belakang Chelsea.
Saat menguasai bola, Garnacho terlihat ragu mengambil keputusan.
Sentuhan pertamanya sering mengarah ke belakang.
Akibatnya, Chelsea kehilangan progres serangan secara konsisten.
West Ham memanfaatkan kondisi itu dengan sangat baik.
Garnacho & Chelsea: Perjalanan Kariernya
Alejandro Garnacho memulai karier profesional di Manchester United.
Ia bergabung dari Atletico Madrid tanpa biaya pada September 2020.
Garnacho berkembang melalui tim muda Manchester United.
Ia berperan penting dalam kesuksesan FA Youth Cup.
Ia mencatat debut tim utama pada April 2022.
Ralf Rangnick memberinya kesempatan saat melawan Chelsea.
Pada musim berikutnya, Garnacho berkembang bersama Erik ten Hag.
Ia mencetak enam gol dan enam assist dari 37 laga.
Namun, performanya menurun di bawah Ruben Amorim.
Isu komitmen mulai muncul sebelum kepindahannya.
Chelsea akhirnya merekrut Garnacho pada musim panas.
Kini, ia menghadapi tantangan besar untuk membuktikan kualitasnya.
“Baca Juga: Jadwal Siaran Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV“














