Kombo Agari – Laga Belanda melawan Maroko menghadirkan drama hingga menit terakhir pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Maroko memastikan langkah ke babak 16 besar setelah menang 3-2 melalui adu penalti. Kedua tim sebelumnya bermain imbang 1-1 selama 120 menit di Stadion Monterrey.
Pertandingan ini menjadi momen emosional bagi Cody Gakpo. Penyerang Belanda itu mencetak gol pembuka hanya dua hari setelah mengumumkan kabar duka kehilangan calon buah hatinya.
Namun, Maroko tidak menyerah. Atlas Lions terus menekan hingga akhirnya menyamakan skor pada masa injury time. Setelah itu, mereka menjaga ketenangan saat adu penalti dan mengamankan kemenangan.
“Baca Juga: Prediksi AS vs Bosnia: Duel Sengit 32 Besar Piala Dunia“
Maroko Lebih Berbahaya Sejak Babak Pertama
Belanda berusaha menguasai jalannya pertandingan sejak peluit awal berbunyi. Tim asuhan Ronald Koeman lebih banyak menguasai bola dan mencoba membangun serangan dari lini tengah.
Meski demikian, Maroko menciptakan peluang berbahaya lebih dulu. Neil El Aynaoui melepaskan sundulan tajam, tetapi Bart Verbruggen berhasil menggagalkan peluang tersebut.
Maroko kembali mengancam menjelang turun minum. Achraf Hakimi mengirim umpan akurat dari sisi kanan, tetapi Ismael Saibari gagal menjangkaunya di depan gawang.
Skor 0-0 bertahan hingga babak pertama berakhir. Kedua tim sama-sama tampil disiplin sehingga belum ada gol yang tercipta.
Cody Gakpo Membawa Belanda Unggul
Maroko kembali tampil agresif setelah jeda. Hakimi beberapa kali merepotkan pertahanan Belanda dan bahkan melepaskan tembakan yang membentur tiang gawang.
Ronald Koeman kemudian melakukan perubahan. Ia memasukkan Teun Koopmeiners dan Wout Weghorst untuk menambah kekuatan lini depan.
Pergantian tersebut langsung memberikan hasil positif. Crysencio Summerville mengirim umpan matang kepada Cody Gakpo pada menit ke-72. Gakpo kemudian menaklukkan Yassine Bounou dan membawa Belanda unggul 1-0.
Gol itu membuat Belanda semakin percaya diri. Sementara itu, Maroko terus mencari celah untuk menyamakan kedudukan.
Issa Diop Selamatkan Maroko di Injury Time
Belanda hampir mengamankan kemenangan saat pertandingan memasuki masa tambahan waktu. Namun, Maroko tetap bermain tenang dan terus menekan pertahanan lawan.
Chemsdine Talbi mengirim umpan silang akurat ke kotak penalti. Issa Diop kemudian menyambut bola dengan sundulan keras pada menit ke-90+1.
Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1. Maroko berhasil memaksa pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Adu Penalti Antar Maroko ke Babak 16 Besar
Perpanjangan waktu berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama memperoleh peluang, tetapi tidak mampu mencetak gol tambahan.
Bart Verbruggen sempat melakukan penyelamatan penting saat menggagalkan peluang emas Soufiane Rahimi. Namun, hingga 120 menit berakhir, skor tetap tidak berubah.
Laga akhirnya ditentukan melalui adu penalti. Kedua tim sempat gagal memanfaatkan beberapa kesempatan. Meski begitu, Yassine Bounou tampil gemilang dengan menggagalkan tendangan Crysencio Summerville.
Ismael Saibari kemudian menjadi penendang terakhir Maroko. Ia menjalankan tugasnya dengan tenang dan memastikan kemenangan 3-2 dalam adu penalti.
Maroko Tantang Kanada di Babak Berikutnya
Kemenangan ini membawa Maroko melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Atlas Lions akan menghadapi Kanada dalam pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Houston pada 4 Juli 2026.
Sementara itu, Belanda harus mengakhiri perjalanan mereka lebih awal. Cody Gakpo memang sempat membawa Oranje unggul, tetapi gol Issa Diop mengubah arah pertandingan.
Penampilan impresif Issa Diop membuatnya terpilih sebagai Man of the Match. Bek Maroko itu menjadi sosok penting yang menjaga harapan tim hingga akhirnya meraih kemenangan dramatis.
“Baca Juga: Maroko Singkirkan Belanda Lewat Drama Adu Penalti“
