Kombo Agari – Australia Open 2026 memasuki hari terakhir pada 14 Juni di State Sports Centre, Sydney. Turnamen level Super 500 ini menghadirkan persaingan ketat sejak babak pertama hingga final.
Indonesia menurunkan 11 wakil pada edisi kali ini. Sejumlah pemain berhasil menunjukkan performa konsisten dan membawa Merah Putih bersaing hingga partai puncak.
Selain memperebutkan gelar juara, para atlet juga berjuang meraih poin penting serta hadiah total sebesar 500 ribu dolar AS.
“Baca Juga: Brasil Ditahan Maroko, Danilo Akui Hasil Imbang Adil“
Indonesia Tampil Kompetitif Sejak Babak Awal
Indonesia mengawali turnamen dengan hasil yang cukup positif. Beberapa wakil berhasil melewati babak pertama dan melaju ke fase berikutnya.
Di sektor tunggal putra, Alwi Farhan dan Mohammad Zaki Ubaidillah tampil meyakinkan. Keduanya menyingkirkan lawan masing-masing dengan permainan agresif dan disiplin.
Sementara itu, Anthony Sinisuka Ginting harus menghentikan langkah lebih cepat setelah kalah dari wakil China, Dong Tian Yao.
Di sektor ganda putra, Sabar Karyaman Gutama dan Moh. Reza Pahlevi Isfahani tampil solid. Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin juga sempat melaju sebelum tersingkir pada babak 16 besar.
Pada nomor ganda putri, Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum menjaga konsistensi permainan. Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari juga menunjukkan performa impresif.
Alwi Farhan dan Zaki Ubaidillah Bersinar
Alwi Farhan menjadi salah satu sorotan utama Indonesia di Sydney. Ia melewati beberapa lawan tangguh untuk mencapai semifinal.
Pada babak perempat final, Alwi mengalahkan Lee Chia Hao dari Taiwan dengan skor meyakinkan. Setelah itu, ia menundukkan Jason Gunawan pada semifinal.
Hasil tersebut mengantar Alwi ke partai final tunggal putra. Ia akan menghadapi Dong Tian Yao dari China dalam laga perebutan gelar.
Mohammad Zaki Ubaidillah juga tampil luar biasa sepanjang turnamen. Ia menembus semifinal setelah mengalahkan sejumlah pemain unggulan.
Namun, langkah Zaki terhenti pada semifinal. Dong Tian Yao berhasil mengalahkannya dalam pertandingan tiga gim yang berlangsung ketat.
Ganda Putri Indonesia Tembus Semifinal
Indonesia menempatkan dua pasangan ganda putri di semifinal. Pencapaian ini menunjukkan perkembangan positif sektor tersebut.
Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum tampil konsisten sejak babak pertama. Namun, pasangan unggulan China menghentikan langkah mereka pada semifinal.
Di sisi lain, Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari berhasil melangkah lebih jauh. Mereka mengalahkan beberapa pasangan kuat sebelum mencapai final.
Pada partai puncak, Febriana dan Meilysa akan menghadapi pasangan unggulan pertama asal China, Jia Yi Fan dan Zhang Shu Xian.
Sabar/Reza Jadi Harapan di Ganda Putra
Sabar Karyaman Gutama dan Moh. Reza Pahlevi Isfahani menjadi wakil Indonesia paling konsisten di sektor ganda putra.
Mereka tampil dominan sejak babak pertama. Selain itu, mereka mampu mengatasi tekanan dalam pertandingan ketat pada semifinal.
Pasangan Indonesia tersebut mengalahkan Chen Cheng Kuan dan Liu Kuang Heng dari Taiwan melalui laga tiga gim yang sengit.
Kemenangan itu memastikan tempat mereka di final. Pada laga penentuan, mereka akan menghadapi pasangan China, Chen Bo Yang dan Liu Yi.
Jadwal Final Australia Open 2026
Babak final berlangsung pada Minggu, 14 Juni 2026 mulai pukul 10.00 WIB.
Indonesia memiliki dua wakil yang akan bertanding pada partai puncak:
- Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian
- Alwi Farhan vs Dong Tian Yao
- Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani vs Chen Bo Yang/Liu Yi
Ketiga pertandingan tersebut menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk menambah koleksi gelar Australia Open.
Indonesia Berpeluang Tambah Gelar di Sydney
Australia Open 2026 kembali menjadi panggung penting bagi pebulu tangkis Indonesia. Meski beberapa wakil tersingkir lebih awal, sejumlah pemain muda menunjukkan perkembangan yang menjanjikan.
Kini perhatian tertuju pada Alwi Farhan serta pasangan Sabar/Reza dan Febriana/Meilysa. Ketiganya membawa harapan Indonesia untuk meraih gelar juara di Sydney.
Jika mampu menjaga performa terbaik, Indonesia berpeluang menutup turnamen dengan hasil membanggakan.
“Baca Juga: Belgia Diunggulkan Tekuk Mesir di Laga Perdana Grup G“

