Kombo Agari – Pembalap Monster Energy Yamaha, Alex Rins, menolak peluang menjadi pembalap cadangan permanen MotoGP 2027. Ia menyampaikan sikap ini setelah muncul wacana dari Liberty Media.
Autosport melaporkan diskusi Liberty Media dengan MSMA pada Senin, 6 April 2026. Diskusi tersebut membahas rencana menghadirkan pembalap cadangan permanen di setiap tim.
“Baca Juga: MU Berpeluang Gaet Davies, Bayern Mulai Terbuka“
Liberty Media Dorong Sistem Seperti Formula 1
Liberty Media ingin setiap pabrikan memiliki satu atau dua pembalap cadangan tetap. Konsep ini mengadopsi sistem yang sudah berjalan di Formula 1.
Saat ini, tim MotoGP hanya memiliki test rider. Mereka fokus mengembangkan motor dan sesekali menggantikan pembalap utama.
Namun, peran pengganti tersebut tidak bersifat tetap. Tim hanya memanggil mereka saat kondisi darurat.
Tardozzi Ragukan Efektivitas Rencana
Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, meragukan rencana tersebut. Ia menilai sulit menemukan pembalap dengan performa setara pembalap utama.
Selain itu, ia menilai perbedaan level bisa memengaruhi hasil tim. Ia juga mempertanyakan efektivitas sistem tersebut di MotoGP.
Di sisi lain, muncul ide untuk merekrut pembalap yang terancam kehilangan kursi. Rins menjadi salah satu nama yang masuk dalam wacana tersebut.
Namun, Rins mengaku belum pernah mendengar langsung usulan itu. Ia juga mengaku tidak mengetahui penerapan sistem serupa di Formula 1.
Rins Soroti Dampak Mental bagi Pembalap
Rins kemudian membagikan pengalamannya saat cedera. Ia pernah datang ke seri balapan tanpa kesempatan turun ke lintasan.
Situasi tersebut membuatnya merasa sangat sulit secara mental. Ia menilai kondisi itu bisa terjadi lebih sering jika sistem cadangan permanen diterapkan.
Selain itu, ia menilai peran tersebut tidak menarik bagi pembalap aktif. Mereka harus tetap hadir di setiap seri tanpa jaminan balapan.
Peran Cadangan Dinilai Tidak Menarik
Rins menilai pembalap cadangan hanya akan menghabiskan waktu di garasi tim. Mereka harus menunggu kesempatan yang belum tentu datang.
Ia juga menyoroti beban perjalanan yang tetap tinggi. Pembalap harus mengikuti jadwal penuh seperti pembalap utama.
Namun, mereka tidak memiliki kepastian untuk turun ke lintasan. Kondisi ini, menurut Rins, bisa memicu rasa frustrasi.
Rins Tegaskan Penolakan
Rins menegaskan bahwa ia tidak akan menerima peran tersebut. Ia memilih tetap fokus sebagai pembalap utama.
Dia menilai peran cadangan tidak sesuai dengan ambisinya sebagai pembalap. Ia ingin terus bersaing dan tampil di lintasan.
Sebagai penutup, ia menekankan pentingnya peran aktif dalam balapan. Ia tidak ingin hanya menunggu peluang tanpa kepastian.
Sumber: Autosport
“Baca Juga: Live Streaming Real Madrid vs Bayern Liga Champions“

