Kombo Agari – Kontroversi VAR: Manchester United meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Fulham di Old Trafford, Minggu 1 Februari 2026.
Pertandingan ini menyajikan lima gol, tensi tinggi, dan drama hingga menit terakhir.
Selain itu, keputusan VAR kembali memicu perdebatan panas di Premier League.
Benjamin Sesko menjadi pahlawan kemenangan Manchester United pada masa injury time.
Striker muda itu mencetak gol penentu dan mengamankan tiga poin penting bagi Setan Merah.
Gol tersebut langsung membakar atmosfer Old Trafford.
“Baca Juga: 5 Pemain Real Madrid Paling Dipercaya Alvaro Arbeloa“
Gol Telat Sesko Perpanjang Tren Drama
Manchester United kembali menampilkan laga penuh kejutan dalam beberapa bulan terakhir.
Setiap pertandingan hampir selalu menghadirkan gol dan kontroversi.
Tiga gol ke gawang Fulham juga melampaui catatan gol musim 2024/2025 sebelumnya.
Selain itu, performa ofensif United terus menunjukkan peningkatan signifikan.
Tim asuhan Erik ten Hag tampil lebih berani dan agresif sejak menit awal.
Namun, drama pertandingan kali ini tidak berhenti pada papan skor.
VAR Jadi Sorotan Utama Laga
Keputusan wasit John Brooks dan VAR menjadi sorotan sepanjang pertandingan.
Laga ini menghadirkan tiga insiden penalti krusial dan satu gol Fulham yang dianulir.
Setiap keputusan langsung memicu reaksi keras dari pemain dan penonton.
Fulham sempat unggul melalui penalti setelah Harry Maguire melanggar di kotak terlarang.
Sebaliknya, Manchester United gagal mendapatkan dua penalti usai tinjauan VAR.
Keputusan tersebut membuat kubu tuan rumah merasa dirugikan.
Rio Ferdinand Kritik Keputusan Wasit
Kontroversi pertama muncul pada babak pertama.
Bryan Mbeumo terjatuh di kotak penalti setelah kontak dengan bek Fulham.
Namun, wasit memilih melanjutkan permainan.
Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, langsung melontarkan kritik.
Ia mempertanyakan keputusan wasit melalui media sosial X.
Ferdinand menilai kontak tersebut layak menghasilkan penalti.
Clattenburg Bela Wasit dan VAR
Mantan wasit Premier League, Mark Clattenburg, memberikan pandangan berbeda.
Ia menilai wasit dan VAR mengambil keputusan yang tepat.
Menurutnya, Jorge Cuenca menyentuh bola lebih dahulu.
Clattenburg menegaskan tayangan ulang mendukung keputusan tersebut.
Ia menyebut VAR bekerja sesuai aturan yang berlaku.
Pendapat ini justru memicu perdebatan lanjutan di kalangan publik.
Marco Silva Ledakkan Kekecewaan
Ketegangan meningkat setelah pertandingan berakhir.
Manajer Fulham, Marco Silva, mengkritik keras kepemimpinan wasit.
Ia menyoroti penalti Matheus Cunha yang berubah menjadi tendangan bebas.
Silva menyebut keputusan awal wasit sebagai kesalahan besar.
Namun, ia tetap menyampaikan rasa hormat kepada perangkat pertandingan.
Ia juga menyampaikan empati kepada pemain dan suporter Fulham.
Kontroversi VAR: Dampak Kemenangan bagi Klasemen
Kemenangan ini memperkuat posisi Manchester United di papan atas klasemen.
United kini menempati peringkat keempat dengan 41 poin dari 24 laga.
Sementara itu, Fulham bertahan di posisi kedelapan.
Kontroversi di Old Trafford kembali menegaskan masalah konsistensi wasit.
Premier League masih menghadapi tantangan besar dalam penerapan VAR.
Isu ini terus menjadi perhatian utama sepanjang musim.
“Baca Juga: Maarten Paes Resmi Gabung Ajax, Teken Kontrak hingga 2029“














