Kombo Agari – Pelatih baru Real Madrid, Alvaro Arbeloa, langsung menunjukkan arah kepemimpinannya di Santiago Bernabeu.
Ia mengambil alih tim setelah manajemen memecat Xabi Alonso.
Arbeloa kini memimpin skuad bertabur bintang dengan ekspektasi tinggi.
Oleh karena itu, ia langsung menetapkan prinsip utama dalam membangun tim.
Ia menekankan pentingnya menjaga pemain terbaik tetap berada di lapangan.
Menurutnya, kualitas individu menjadi kunci stabilitas permainan tim.
Pendekatan ini membuat Arbeloa menyusun kerangka pemain inti.
Ia lalu mengidentifikasi lima pemain yang selalu ingin ia turunkan.
“Baca Juga: Saka Absen Jelang Laga, Arteta Jelaskan Kondisi Terkininya“
Dua Bintang Depan Jadi Tumpuan Serangan
Di lini serang, Arbeloa menjadikan Kylian Mbappe sebagai pusat ancaman utama.
Selain itu, ia juga menempatkan Vinicius Junior sebagai pendamping ideal.
Keduanya tampil penuh dalam empat laga terakhir.
Arbeloa terus berusaha menyeimbangkan peran dua penyerang dominan tersebut.
Meski sama-sama kuat di sisi kiri, ia tetap memberi ruang eksplorasi.
Keputusan ini menunjukkan kepercayaan penuh pada kualitas keduanya.
Arbeloa ingin menit bermain diisi oleh pemain yang mampu menentukan hasil.
Ia percaya konsistensi waktu bermain meningkatkan chemistry tim.
Bellingham dan Valverde Jadi Fondasi Lini Tengah
Di lini tengah, Arbeloa menunjuk Jude Bellingham sebagai penggerak utama permainan.
Bellingham terus berkembang menjadi pemain kelas dunia.
Selain itu, Federico Valverde memegang peran vital dalam skema tim.
Valverde menawarkan energi, fleksibilitas, dan intensitas tinggi.
Kombinasi keduanya memberi keseimbangan antara kreativitas dan daya jelajah.
Arbeloa melihat duet ini sebagai fondasi permainan Real Madrid.
Dengan kehadiran mereka, tim mampu menjaga tempo dan transisi.
Hal ini membuat Real Madrid lebih stabil dalam berbagai situasi pertandingan.
Courtois Tak Tergoyahkan di Bawah Mistar
Meski masih mengevaluasi lini belakang, Arbeloa tidak ragu soal penjaga gawang.
Ia menjadikan Thibaut Courtois sebagai pilihan utama.
Arbeloa menilai Courtois memiliki kualitas dan pengalaman tertinggi.
Posisinya hanya terancam jika cedera atau performa menurun drastis.
Keputusan ini mempertegas filosofi kepercayaan Arbeloa.
Ia memilih stabilitas sebagai dasar membangun pertahanan.
Pemain Real Madrid: Alasan Arbeloa Percaya Lima Pilar Utama
Arbeloa menilai kelima pemain tersebut mampu mengubah pertandingan kapan saja.
Ia melihat mereka sebagai pembeda di laga besar.
Menurut Arbeloa, para pendukung ingin melihat pemain terbaik selalu bermain.
Ia pun ingin memenuhi ekspektasi tersebut secara konsisten.
Arbeloa menyebut lima pemain ini masuk jajaran terbaik dunia.
Kepercayaan itu lahir dari performa nyata, bukan sekadar reputasi.
Dengan fondasi tersebut, Arbeloa berharap Real Madrid tampil konsisten.
Ia ingin membawa tim bersaing di level tertinggi sepanjang musim.
“Baca Juga: Carrick Buka Peluang Rashford Kembali ke Manchester United“














